Friday, 29 June 2007

dia Dalam Kenangan

Selepas pertemuan terakhir itu dia menyepi seperti yang sudah-sudah juga, dan saya akur benar dengan fi'ilnya yang aneh itu. Kunjungnya janganlah dinanti, perginya relakan saja. Usah jua merindu-rindu.

Namun keagungan-NYA yang Maha Kamil mengatasi segala kesempurnaan insan. Siapakan bisa menghalang layangan warkah itu yang tibanya tanpa diduga, menggirang nian sekeping hati.

dia kembali, dia kembali! Namun ...

... dia kembali hanya untuk menitip salam perpisahan diiringi seuntai doa sewangi jambangan mawar putih - "Semoga setiap detik nafas yang kamu hela itu ada kasih-NYA bertakhta di sanubari."

Betapa tercalar jua naluri ini. Dari getar suara kalamnya, saya tahu ada guritan pedih di hatinya. Aduhai.

Balas saya - "Selamat tinggal bukan untuk selamanya. Ada waktu-waktu kamu singgah dalam doa saya. Ada ketika-ketikanya saya hadir dalam doa kamu."

Begitulah berakhirnya kisah kami.

Barangkali itulah janji Masa kepada sekalung persahabatan yang berenda mulus dengan benang-benang kasih-NYA yang berwarna pelangi. Pesan-NYA barangkali - "Renda secantik itu jadikan hamparan denai menuju mahligai-KU."

Aduhai. Luka itu tetap saja pedih dan hati menangis menahan sakit. Namun parut luka tidak semestinya berbekas.

Pada kalbu yang disemai cinta Alam, luka itu menyubur pohon hati untuk merendangkan rasa insaf yang bakal mendampingkan jiwa pada Khaliq.

dia dalam kenangan.

Salam.

26 comments:

Sunan_Jati said...

wahhahaah...

moga moga sahabatmu dlm lindungan dan rahmat ilahi...

AAmiiiiiin!

heheheh!

Butaseni@Wan Raja said...

salam balasan kedua :),
saya jugak tumpang sedih.dia lebih disayangiNYA.
tapi cara penyampaian awak....fuhh,menyusuk kalbu,power.
salam

Kemat said...

kamu membuatkan saya sentiasa menghargai kawan2 disekeliling saya..syahdu cerita ini

kingbinjai said...

pertemuan akanmenghasilkan perppisahan dan perpisahan akan membungakan kembali pertemuan :)

Pa'chik said...

baca kumen king.. teringat lagu nasyid yang popular itu...

Achik_Sufi said...

moga kira semua akan dirahmati oleh sang pencipta,amin...!!!

banggugar said...

salam,

amin..
(",)

Sastri said...

semoga dia dirahmati Allah... benar kata Kemat, membuatkan kita lebih menghargai rakan2 sekeliling...

blackpurple @ jowopinter said...

Tidak mengapa BR. Perginya mungkin untuk menguji. Seperti perginya sang pelangi. Bila tiba masanya ia akan datang kembali. Insya-Allah.

artisticklytouch said...

if you love someone badly enough,
you have to learn to let them go,
if they comes back to you,
then their yours,
if they doesn't,
well, it was never meant to be.

Ku Keng said...

dia yang pergi untuk mengingatkan bahwa DIA abadi dan sekiranya hati kekal pada DIA maka akan bertemu jua akhirnya dengan dia.

Ehh, saya sendiri pun dah keliru antara dia dan DIA.

akirasuri said...

emm persahabatan yang penuh misteri.
mudah-mudahan dia dirahmati Allah dan selamat-selamat selalu. insya-Allah. entri ini. emm entri ini membuat saya sedikit sebak. oh oh!

Pegawai Khalwat said...

Aku tidak percaya pada perpisahan yang kekal.

Kerana atas kuasa-Nya kelak di sana aku yakin kita boleh bertemu semula.

Lidah Panjang said...

mati itu pasti...hidup itu insya'allah-ramlee awng murshid..
salam perkenalan..

13may said...

salam BR,
Anda memang kawan yang baik;)

Kaklong Syikin said...

salam,

oh..saya pun tumpang sedih..

Anonymous said...

kenangan mengusik jiwa...

CerminDiri said...

salam kehidupan,

hidup memerlukan ketabahan.... perkara kecil jangan diturutkan sangat.ingat....perjalanan kita masih jauh.

Azer Mantessa said...

salam,

lagu Goodbye Girl tu sesuai ngan entry ini.

Sunan_Jati said...

wahhahah... sunyijer!

jinggo said...

setiap yang akan pergi tetap akan pergi.....
doakan pemergiannya......

- G O R O - said...

Dia itu seakan seseorang yang saya pernah kenal...

Bunga Rampai said...

En. Sunan:
Amin.

Butaseni:
Terima kasih.
Kalbu awak tertusuk juga? Maaf ya.
Salam kembali.

Kemat:
Kata-kata kamu membuat hati saya sayu ...

King:
Bertemu dan berpisah lumrah dalam persahabatan.

Pa'chik:
Saya cuba mengingati nasyid itu ... tentang kawan kalau tak silap.

A Sufi:
Amin.

Bang G:
Amin.
Salam kembali.

Sastri:
Ya, kita perlu menghargai kawan-kawan sama ada di alam nyata atau alam maya :)

BP:
Terima kasih BP. Kata-kata yang mendinginkan kalbu.

Art:
How could you mend this broken heart ... saya menyanyi-nyanyi kecil :)

Bro Keng:
Aiseyymaan ...Empunya kata-kata pun dah keliru? :D

dia hilang, DIA datang. Patah tumbuh, hilang berganti. Saya tidak keliru.

Akirasuri:
Mudah-mudahan Dik. Amin.
Oh oh sebak tak apa, jangan nangis nanti muka budak sekolah yang comel tu jadi tak lawa :)

Bro PK:
Saya suka kata-kata itu. Terima kasih.

Hujung Jari:
Salam perkenalan jua dari saya :)

13may:
Anda juga seorang kawan yang baik, walau hanya maya ;)

Kaklong:
Salam kembali,
Kesedihan itu kita gubah jadikan satu jambangan doa untuk dia juga diri kita.

Kamarul:
Tetap saja indah.

Cermindiri:
Salam kehidupan kembali,
Ikut hati mati, ikut rasa binasa.

Azer:
Salam kembali,

goodbye doesn't mean forever ... :)

SunanJati:
Riuhkanlah En. Sunan. Berqasidah ke, berzikir ke, mengaji ke... boleh?

Jinggo:
Ada waktu-waktunya dia singgah dalam doa saya :)

Goro:
Sama dan serupa?

Pa'chik said...

nasyid yang liriknya..
kan ku utus... kan salam ingatan ku
dalam doa kudus ku sepanjang waktu
ya Allah bantu lah hati hamba mu
di atas perpisahan ini...

lupa dah lagu penuhnya...

Bunga Rampai said...

Pa'chik:
Terima kasih.
Tak apa, nanti saya semak koleksi lagu-lagu nasyid saya :)

- G O R O - said...

Sam dan serupa dari segi ia dtg dan pergi.