Takdir telah membawaku ke sini, ke tengah gelombang kehidupan yang tidak abadi. Bersama Mahbub dan kekasih tercinta, kususun kembali rangkaian sejarah kehidupan yang tak seluruhnya dapat dimengerti melalui bathok kepala, selain sedikit saja dari segala peristiwa yang pernah terjadi. Sebab itu aku sadar, peristiwa demi peristiwa yang kulewati dalam hidup adalah halaman demi halaman ilmu yang tengah kubaca dan kucoba mengerti. Hikmah apa yang dikandung dalam rahim kebahagiaan dan penderitaannya.
Demikian monolog Annisa yang saya petik dari novel Perempuan Berkalung Sorban (Abidah El Khalieqy).
Semoga pendirian Dayang juga seteguh pendirian Annisa, tidak akan tunduk mengalah kepada deras tinggi ombak yang melanda lautan kehidupannya. Paparan kisah pedih Dayang ada di sini.
Sumbangan untuk membantu Dayang salurkan ke akaun:
CIMB 15010067056520 [Rosnani Untol - (isteri al ustaz)]
Terima kasih atas sumbangan.
Semoga Allah memberkati.
Salam.
14 comments:
sodeynyerrr..
Akan bantu ikut kemampuan.
Hebat sungguh dugaan yg diterima. BR, sudikah beremail dgn saya? Ini email saya : eurotyper_srvc@hotmail.com. Kalau BR tidak bersedia tak mengapa, yg penting persahabatan kita disini tidak terputus.
err... pemimpin-pemimpin islam mana pegi nih... kumpulan majelis ugama... jakim... takkan reti berebut mayat saja...
hadoiiii....makin banyak kisah begini terjadi.tengok lah apa mampu aku lakukan sebab sedang strugle cari kerja baru.huhu
indahnya kata2 yang digarap di novel itu... dan didoakan kebaikan buat dayang
Kak sya dah baca dr blog ku keng tadi walaupun pd mulanya tak berapa faham.
Thanks
Terima kasih atas ulasan cukup bermakna...........
dr paparan cerita Dayang ini, kita nampak akan kebesaran Allah dan agama Islam agama yg syumul, tiada paksaan menganutnya...kristian dr dulu hingga skrg kenapa mesti memaksa? moga mereka dpt hidayah menganut Islam.
insyaAllah dan selamat menderma
salam kehidupan,
moga yang terbaik buat dirinya.
saya telah buat sjaak dari isen anda kasihnya hujan, sila ke blog untuk menikmatinya :D
tetapkan imannya
Salam, sokongan kalian amat dihargai.
Juliet, terima kasih e-mel itu. InsyaAllah. Walau maya, pershabatan kita raikan!
King, saya dah baca sajak itu. Indah dan bermakna. Terima kasih menghargai tulisan saya.
Post a Comment